Kamis, 23 April 2015

Masjid Jami' Taufiqul Ikhlas SMKN1 Puloampel

Masjid Jami’ Taufiqul Ikhlas SMKN1 Puloampel terletak di Kp. Mekarsari Desa Margasari Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang Provinsi Banten. Masjid ini diresmikan Pada tanggal 29 Juni 2010/ 16 Rajab 1431 oleh Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah, SE dan Bupati Kabupaten Serang, Drs. H.A. Taufiq Nuriman MM, MBA.Selain itu masjid ini juga diresmikan bersama jajaran PT. Gunanusa Utama Fabricators (GUF), diantaranya yaitu Ir. Iman Taufik sebagai presiden komisaris, Dato H. Wan Ahiff Wan Hamzah sebagai komisaris dan Dr. H. Samad Solbai sebagai presiden direktur. Masjid ini dibuat oleh PT. GUF dan dihibahkan untuk SMKN1 Puloampel dan masyarakat Kp Mekarsari sebagai tanda kepedulian terhadap pendidikan dan masyarakat, dalam pembangunannya mencapai kurang lebih sebesar 2 milyar. Pada tanggal 12 Agustus 2011 masjid ini secara simbolis diserahkan ke SMKN1 Puloampel. Yang pada saat itu oleh Somad Solbai selaku Presiden Direktur PT. GUF dan diterima oleh H. Sanwani selaku ketua komite SMKN1 Puloampel.
Masjid ini diberi nama Masjid Jami’ Taufiqul Ikhlas yang bermakna tempat sujudnya umat yang dibangun atas dasar mengharap pertolongan Allah dengan tulus dan ikhlas. Masjid ini juga dibangun atas pertolongan dan sumbangsih ikhlas dari masyarakat, orang ramai dan perusahaan PT. Gunanusa Utama Fabricator (PT. GUF). Langkah masuk masjid dimulai dengan menaiki lima anak tangga yang mengingatkan kita pada lima rukun islam. Mempunyai kubah utama dengan ukuran diameter 10,6 meter yang diartikan sebagai tauhid. Kubah masjid tersebut berdiri diatas landasan loster tanah liat (lilin alam) berjumlah 996, menggambarka 99 asma’ul husna dan 6 rukun iman. Loster ini berbentuk lingkaran menunjukkan tekad bulat persatuan dan kesatuan ummah.
Selain itu terdapat tiga menara pendukung yang melambangkan Islam, Iman, dan Ikhsan. Adapun tinggi dari menara diatas mimbar atau pengimaman yakni 20 meter yang diartika sebagai 20 sifat Allah yang wajib diketahui. Untuk menuju lantai atau tingkat dua jamaah masjid menaiki tangga beranak 17 yaitu jumlah rakaat shalat wajib selama sehari semalam.
Keran air wudhu juga dilengkapi dengan beberapa sistem otomatis dengan tujuan penghematan air. Adapun sumber air untuk kebutuhan masjid didatangkan dari tiga sumber yakni air hujan, air tanah (sumur bor), air ledeng. Sementara itu pembuangan air wudhu didaur ulang dengan penyaringan alami dan digunakan untuk penyiraman tanaman atau taman yang ada disekitar masjid.
Masjid ini didesain dengan konsep pergerakan udara bebas, untuk kenyamanan tanpa kipas angin, AC atau mesin pendingin lainnya dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan tenaga listrik dan memiliki udara alami.
Lantai masjid ini menggunakan granit alam. Dengan harapan bisa menyerap udara dingin sehingga udara dalam masjid tetap sejuk dan nyaman sehingga menciptakan kekhusuan dalam melaksanakan ibadah.
Selain itu tempat wudhu dibagi menjadi dua sisi yakni sebelah kanan dikhususkan untuk pria sedangkan sebelah kiri khusus untuk wanita dengan dilengkapi masing-masing dua kamar mandi atau toilet.
Masjid ini didalamnya terdapat manajemen yang baik sehingga dalam setiap kegiatan rutinitas yang ada dimasjid berjalan dengan baik, selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan. Salah satu program yang ada dan sudah berjalan antara lain: kajian islam (pengajian majlis ta’lim), gebyar ramadhan, tabligh akbar, peringatan hari besar islam, pesantren ramahan, qurban, dan kegiatan amal lainnya. (MP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar